11.02
Pusat Promosi Kerajinan Butuh Promosi
Posted by Lintas Jakarta Selatan · 0 Comments in this post
BERBAGAI kerajinan tangan tertata rapi. Miniatur Monas, baju tradisional Betawi, tas, gantungan kunci, boneka, miniatur ondel-ondel, pin, dan masih banyak lainnya terpajang menunggu pembeli. Sayang, Jumat (6/8) siang itu pengunjung sangat sepi.
Benda-benda kerajinan tersebut dapat dengan mudah diperoleh di Pusat Promosi Kerajinan Jakarta yang memang disediakan untuk dijadikan sltowroom barang-barang kerajinan warga Jakarta. Setiap usaha kecil dan menengah (UKM) yang ada bisa menjual barang-barang produksi mereka di tempat itu.Entah karena kurang promosi atau tempatnya yang kurang menarik. Pusat Promosi Kerajinan yang terletak di Jl Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan, itu terbilang sepi. Tak banyak pengunjung yang menyambangi walaupun pengelola membuka siun.vm setiap hari.
Ajang promosi itu diresmikan empat tahun lalu dengan tujuan memperkenalkan, memasarkan, dan mendistribusikan produk khas Ibu Kota. "Siapa pun bisa membeli barang yang ada di sini," kata Dewi, salah satu penjaga sliowroom.Warga Jakarta juga bisa denganmudah membeli atau memesan barang-barang khusus. "Beberapa waktu yang lalu ada yang ke sini memesan baju betawi lusinan buat kawinan," tukas Karya, pedagang di sana.Tempatnya yang cukup mudah dijangkau temyata tak menjamin pengunjung mengetahui bahwa ada produk kerajinan di dalam. "Paling yang datang dua sampai tiga orang setiap hari," imbuh Karya.
Tujuan Pemerintah Provinsi DKI membuatkan gedung dengan tujuan membantu meningkatkan pemasaran serta pendapatan UKM sepertinya masih jauh panggang dari api. Label Pusat Promosi Kerajinan Jakarta tampaknya memerlukan juga promosi. "Emang di dalam itu ada apa?" tanya seorang pejalan kaki yang melintas di sana.Gila tempat tersebut dikelola dan dikembangkan secara profesional, bukan tak mungkin menjadi kawasan bisnis oleh-oleh Ibu Kota dengan pemasaran tingkat nasional, bahkan internasional. Gedung tiga lantai dengan lokasi strategis merupakan syarat penting yang sudah dimiliki.
Seiring dengan perdagangan yang lesu. Gedung Pusat Promosi Kerajinan Jakarta juga terlihat kusam. Catdinding berwarna kuning dan biru yang mendominasi gedung mulai luntur. Beberapa pagar kayu yang terpancang di halaman depan juga sudah rusak.Ironis, memang, di tengah produk UKM Jakarta yang sedang gencarmemasuki pasar nasional, justru tempat ajang promosi kurang mendukung. Tampaknya perlu sentuhan profesional agar ajang promosi kerajinan itu dikenal banyak orang dan menjadi tempat bursa karya anak-anak Jakarta. C/J-l)
About this blogger theme
This blogspot theme one of the first templates I have created. This is free, supported and ready for download. If you have any questions feel free to leave your comment on my weblog. Hope you like it. Enjoy!
This blogspot theme one of the first templates I have created. This is free, supported and ready for download. If you have any questions feel free to leave your comment on my weblog. Hope you like it. Enjoy!
No comment yet
Pusat Promosi Kerajinan Butuh Promosi
Pusat Promosi Kerajinan Butuh Promosi
Be our Fan
Sponsors
Show Video
Popular Posts
-
Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pengamanan Idul Fitri 1431 Hijriah selama 14 hari sejak H-7 hingga H+7 Lebaran, Kepolisian Daerah Met...
-
Pesatnya pertumbuhan aktivitas perdagangan makanan ringan di Blok M membuat Pemerintah Kota Jakarta Selatan berniat menj...
-
Mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Betapa tidak. Tanaman ini ternyata punya khasiat luar bia...
-
Kecelakan lalu lintas sering kali disebabkan kelalaian dari pengemudi. Seperti yang menimpa sebuah mikrolet di depan Volvo arah Pasar Mingg...
-
BERBAGAI kerajinan tangan tertata rapi. Miniatur Monas, baju tradisional Betawi, tas, gantungan kunci, boneka, miniatur ondel-ondel, pin, ...
-
Untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan saat Lebaran nanti, Sudin Kesehatan Jakarta Selatan menyiapkan posko kesehatan yang...
-
Berbagai upaya dilakukan Polda Metro Jaya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dalam arus mudik Lebaran 2010 ini. Salah satunya deng...
-
Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pas...
-
Licin bagaikan belut merupakan pepatah lama yang ditujukan kepada orang yang sangat licik, tetapi selalu terbebas dari segala tuntu...
-
Keong beracun atau yang biasa disebut keong mas (Pomacea canaliculata) yang selama ini dikenal sebagai hama potensial tanaman padi...
About Me
Categories
- Artikel (4)
- Kerajinan (1)
- Kuliner (2)
- News (14)
- Pariwisata (2)
- Patroli (4)
- Peluang Usaha (4)
- Pemerintahan (4)
- Tokoh (1)
- Utama (11)
Blog Archive
- ▼ 2010(22)
- ▼ September(22)
- Akhlak Baik Bunga Kehidupan
- “Si Liar” yang Mencerdaskan
- Mahkota Dewa : Tanaman Sehat Penakluk Kanker
- Listrik Dari Blimbing
- Pusat Promosi Kerajinan Butuh Promosi
- Menata Wisata Kuliner di Jakarta Selatan
- Blok M sebagai pusat Kuliner Jakarta
- Jakarta Selatan Targetkan Raup Rp 500 Miliar
- Taman Margasatwa Ragunan
- Pernah Bercita-cita Jadi Jaksa
- Polda Siapkan Bus untuk Angkut Pemudik
- Rumah Makan Soto Kudus Terbakar
- 9 Unjuk Rasa Warnai Jakarta
- Mikrolet Hilang Kendali Renggut Korban Jiwa
- Enam Lokasi Mudik Bareng Disiapkan
- 8.000 Personel Amankan Jakarta 24 Jam
- TMR Siapkan Area Khusus Pembuangan Sampah
- Jaksel Siapkan Posko Kesehatan di 9 Titik
- Keong Racun, dulu Hama Kini Menguntungkan
- Membuka Usaha dengan Modal Kecil, Bisakah?
- Mengeruk Untung dari Licinnya Belut
- Cara Mudah Membuat Kripik Buah dan Sayur
- ▼ September(22)
Add your comment below