11.04
Listrik Dari Blimbing
Posted by Lintas Jakarta Selatan · 0 Comments in this post
Sunarto (40), warga Desa Nguntoronadi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mampu menciptakan tenaga listrik dari bahan dasar larutan air belimbing wuluh.Belimbing wuluh yang tumbuh subur di pekarangan rumahnya ia sulap menjadi zat pengurai yang mampu menghasilkan tenaga listrik alternatif di tengah keluhan warga atas naiknya tarif dasar listrik (TDL) sejak awal Juli lalu.
"Pengembangan tenaga listrik dari larutan belimbing wuluh ini berawal dari rasa prihatin atas tarif dasar listrik yang terus naik. Apalagi, masih banyak warga Indonesia di daerah pedalaman yang belum tersentuh listrik,” ujar pencipta energi listrik dari belimbing wuluh, Sunarto, Selasa (13/7/2010).
Dia menjelaskan, untuk menciptakan energi listrik tersebut, awalnya belimbing yang biasa digunakan sebagai sayuran ini dihaluskan untuk diambil airnya.
Selanjutnya, dengan menggunakan media tanah yang ditaruh dalam gelas bekas air mineral, air belimbing ini disuntikkan secukupnya.
Selanjutnya, masing-masing gelas berisi tanah bercampur sari air belimbing ini dihubungkan dengan rangkaian kawat lempengan tembaga dan seng guna mengalirkan arus listrik.
Hasilnya, energi listrik pun tercipta dengan tegangan yang lumayan, yakni hingga mencapai 5 Volt, cukup untuk menghidupkan lampu penerangan. Tegangan yang dihasilkan ini juga lebih besar dari tegangan satu buah batu baterai.
Menurut dia, energi listrik ini tercipta karena belimbing wuluh memiliki tingkat keasaman tinggi hingga dapat mengantarkan ion dan elektron yang ada pada lempengan tembaga dan seng sehingga terciptalah arus listrik.
Rata-rata, 10 butir belimbing wuluh mampu menciptakan tegangan listrik hingga mencapai 2,5 volt atau setara dengan satu buah baterai kering. Bahkan, berdasarkan pengalamannya, energi listrik dari belimbing sayur ini dapat bertahan hingga satu bulan.
Sunarto yang juga guru elektronik di salah satu SMA di Bendo, Magetan, ini berharap temuannya ini dapat terus dikembangkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Di antaranya untuk menghidupkan radio, jam dinding, hingga lampu penerangan bagi daerah pedesaan yang belum tersentuh listrik.
Hingga kini, Sunarto masih terus mengembangkan hasil temuannya. Ia ingin nantinya, setelah berkembang, energi listrik alternatif temuannya dapat dikemas dalam bentuk produk energi yang praktis layaknya baterai.
Dengan demikian, temuannya itu dapat dikembangkan sebagai salah satu energi alternatif di tengah tarif listrik yang dampaknya kian terasa berat bagi rakyat kecil.
About this blogger theme
This blogspot theme one of the first templates I have created. This is free, supported and ready for download. If you have any questions feel free to leave your comment on my weblog. Hope you like it. Enjoy!
This blogspot theme one of the first templates I have created. This is free, supported and ready for download. If you have any questions feel free to leave your comment on my weblog. Hope you like it. Enjoy!
No comment yet
Listrik Dari Blimbing
Listrik Dari Blimbing
Be our Fan
Sponsors
Show Video
Popular Posts
-
Untuk memastikan kesiapan pelaksanaan pengamanan Idul Fitri 1431 Hijriah selama 14 hari sejak H-7 hingga H+7 Lebaran, Kepolisian Daerah Met...
-
Pesatnya pertumbuhan aktivitas perdagangan makanan ringan di Blok M membuat Pemerintah Kota Jakarta Selatan berniat menj...
-
Mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Betapa tidak. Tanaman ini ternyata punya khasiat luar bia...
-
Kecelakan lalu lintas sering kali disebabkan kelalaian dari pengemudi. Seperti yang menimpa sebuah mikrolet di depan Volvo arah Pasar Mingg...
-
BERBAGAI kerajinan tangan tertata rapi. Miniatur Monas, baju tradisional Betawi, tas, gantungan kunci, boneka, miniatur ondel-ondel, pin, ...
-
Untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan saat Lebaran nanti, Sudin Kesehatan Jakarta Selatan menyiapkan posko kesehatan yang...
-
Berbagai upaya dilakukan Polda Metro Jaya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas dalam arus mudik Lebaran 2010 ini. Salah satunya deng...
-
Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pas...
-
Licin bagaikan belut merupakan pepatah lama yang ditujukan kepada orang yang sangat licik, tetapi selalu terbebas dari segala tuntu...
-
Keong beracun atau yang biasa disebut keong mas (Pomacea canaliculata) yang selama ini dikenal sebagai hama potensial tanaman padi...
About Me
Categories
- Artikel (4)
- Kerajinan (1)
- Kuliner (2)
- News (14)
- Pariwisata (2)
- Patroli (4)
- Peluang Usaha (4)
- Pemerintahan (4)
- Tokoh (1)
- Utama (11)
Blog Archive
- ▼ 2010(22)
- ▼ September(22)
- Akhlak Baik Bunga Kehidupan
- “Si Liar” yang Mencerdaskan
- Mahkota Dewa : Tanaman Sehat Penakluk Kanker
- Listrik Dari Blimbing
- Pusat Promosi Kerajinan Butuh Promosi
- Menata Wisata Kuliner di Jakarta Selatan
- Blok M sebagai pusat Kuliner Jakarta
- Jakarta Selatan Targetkan Raup Rp 500 Miliar
- Taman Margasatwa Ragunan
- Pernah Bercita-cita Jadi Jaksa
- Polda Siapkan Bus untuk Angkut Pemudik
- Rumah Makan Soto Kudus Terbakar
- 9 Unjuk Rasa Warnai Jakarta
- Mikrolet Hilang Kendali Renggut Korban Jiwa
- Enam Lokasi Mudik Bareng Disiapkan
- 8.000 Personel Amankan Jakarta 24 Jam
- TMR Siapkan Area Khusus Pembuangan Sampah
- Jaksel Siapkan Posko Kesehatan di 9 Titik
- Keong Racun, dulu Hama Kini Menguntungkan
- Membuka Usaha dengan Modal Kecil, Bisakah?
- Mengeruk Untung dari Licinnya Belut
- Cara Mudah Membuat Kripik Buah dan Sayur
- ▼ September(22)
Add your comment below